Blusukan ke Pasar Jungke Karanganyar, Puan Maharani Borong Bakso dan Bagi-bagi Kaos

27 April 2022, 14:12 WIB

LOKAWARTA.COM,KARANGANYAR-Ketua DPR RI Puan Maharani mampir di Pasar Jungke dalam lawatannya ke Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (27/4/2022).

Dalam kesempatan itu, Puan didampingi Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Wakil Bupati Karanganyar Rober Christanto, Ketua Bapilu PDIP Bambang Wuryanto, dan Ketua Komisi B DPRD Jateng Sumanto.

Di Pasar Jungke, Puan meninjau kondisi pasar dan harga bahan-bahan kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri. Di samping itu, dia juga memastikan, apakah kebijakan pemerintah dalam menstabilkan harga berdampak di lapangan. 

Namun dalam dialog dengan para pedagang, Puan mendapatkan banyak keluhan dari pedagang maupun pembeli. Yanti, yang sudah 17 tahun berjualan di Pasar Jungke melaporkan harga minyak goreng dinilai masih relatif tinggi.

“Sekarang harga minyak goreng (kemasan) masih Rp. 17.500 per liter. Tadinya sempat kepala dua (lebih dari Rp 20.000,” tutur Yanti.

Sementara itu seorang pembeli, Siti, mengeluhkan harga telur yang naik jelang Lebaran. “Kalau mau hari raya, belanjanya ya untuk buat kue, seperti telur. Tapi telur biasanya Rp 18.000 – 19.000 sekarang sudah Rp 26.000,” keluh Siti.

Lantaran harga-harga masih tinggi, mereka berharap kepada Ketua Puan Maharani agar harga-harga kebutuhan pokok tersebut bisa terkendali menjelang Lebaran ini.

“Makanya kita turun ke lapangan, lihat langsung masalahnya dan kita dorong pemerintah supaya kebijakannya ada solusi. Jangan sampai kebijakan yang dibuat di pusat untuk menstabilkan harga, tidak terasa dampaknya di lapangan,” kata Puan.

Setelah meninjau beberapa kios sembako, Puan menuju los daging di area belakang Pasar Jungke. Di los daging, Ketua DPP PDIP itu bertemu Sri Rezeki, penjual bakso. Sri dan penjual daging lainnya mengaku penjualan daging jelang Lebaran cenderung laku.

Dalam kesempatan itu, setelah Puan memborong bakso yang juga dijual di kios Sri Rezeki. Dan sebelum meninggalkan Pasar Jungke, Puan melayani foto para pedagang dan pembeli serta membagi-bagi kaos.

Editor : Vladimir Langgeng
Sumber :

Artikel Terkait