Dapat Dua Penghargaan Dalam Sebulan, Dirut Bank Djoko Tingkir Sragen : Kami Jual Program, Bukan Produk

29 Juni 2022, 17:16 WIB

LOKAWARTA.COM,SRAGEN-Ketatnya persaingan dunia perbankan tak cukup bagi bank hanya melakukan “branding” dan melaksanakan tugas rutin sehari hari, tapi juga harus mampu berinovasi, jika ingin bertahan atau lebih maju.

Seperti halnya yang dilakukan BPR Bank Djoko Tingkir Sragen yang telah mendapat dua penghargaan sekaligus dalam sebulan ini. Yakni, BPR berpredikat bintang empat dalam Top 100 BPR dari The Finanche yang diterima 17 Juni dan penghargaan Indonesia BPR Brand Award atas prestasi membangun brand dan kinerja keuangan yang diterima tanggal 29.

Bank Perkreditan Rakyat (BPR) milik Pemkab Sragen itu terus melakukan inovasi agar terus tumbuh dan berkembang dan memberi kontribusi yang signifikan bagi pemerintah daerah, terutama dalam melayani masyarakat dan pelaku UMKM yang membutuhkan dana serta setoran laba ke Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sragen.

“Kami menjual program atau menawarkan solusi bagi masyarakat atau kelompok masyarakat yang membutuhkan dana. Kalau kami hanya menjual produk, tentu kami kalah dengan bank umum yang lebih unggul,” kata direktur utama Bank Djoko Tingkir Sragen Titon Darmasto, Selasa (28/6/2022).

Dalam menjual program atau menawarkan solusi, kata Titon Darmasto, Bank Djoko Tingkir bekerja sama dengan Pemkab Sragen. Sebab, Bank Djoko Tingkir adalah kepanjangan tangan dari Pemkab Sragen. Contohnya, dalam pemberdayaan UMKM maupun pengadaan peralatan atau perangkat yang dibutuhkan masyarakat.

Bank Djoko Tingkir baru saja bekerja sama dengan BUMDes di 17 desa dalam pengadaan internet untuk pemberdayaan UMKM. “Untuk pemberdayaan UMKM selama ini sudah kami lakukan. Program terbaru, kami bekerja sama dengan platform UMKM Bangkit untuk membantu promosi agar UMKM naik kelas,” katanya.

“Agar program-program yang kami lakukan berjala baik, terutama dengan UMKM, kami lakukan pendampingan. Kami memberi pelatihan dan menghadirkan lembaga-lembaga yang membantu kelancaran usaha. Seperti BPOM untuk mengurus sertifikasi dan menggandeng DPMPTSP untuk mengurus perizinan,” jelasnya.

Alumni Fakultas Hukum UNS Surakarta itu bersyukur, meski dalam situasi pandemi akibat covid-19, BPR yang dipimpinnya itu menunjukkan kinerja positif. Tahun 2020 Bank Djoko Tingkir bisa setor ke PAD Rp 1,7 miliar dan di 2021 setor Rp 2,4 miliar, berarti ada peningkatan Rp 700 juta. “Ini tentu saja prestasi membanggakan karena kami lakukan dalam situasi pandemi,” pungkas Titon Darmasto.

Editor : Vladimir Langgeng
Sumber :

Artikel Terkait