Fakultas Hukum Unisri Undang Mantan Ketua KPK Abraham Samad, Bahas Quo Vadis Pembrantasan Korupsi Pasca Pemilu 2024

27 Januari 2024, 02:01 WIB

SOLO,LOKAWARTA.COM-Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Slamet Riyadi / Unisri Surakarta mengundang Ketua KPK periode 2011-2015 Dr Abraham Samad SH MH.

Pejuang antirasuah itu dihadirkan dalam seminar bertajuk Quo Vadis Pembrantasan Korupsi Pasca Pemilu 2024. Dalam seminar yang digelar di kampus Unisri itu juga menghadirkan Dr Zaenal Arifin Mochtar SH LLM, pakar hukum tata negara dari Universitas Gajah Mada Yogyakarta.

Selanjutnya, hasil seminar akan dijadikan rekomendasi dan dikirim ke pemerintah, juga kepada pasangaan calon presiden untuk ditindaklanjuti.

“Kenapa kami menghadirkan Abraham Samad, karena komitmen beliau dalam pembrantasan korupsi tidak diragukan lagi hingga kini,” kata Dekan Fakultas Hukum Unisri Dr Dora Kusumastuti, Jumat (26/1/2024) malam.

Hal senada dikatakan ketua panitia seminar Theodore Tejo Herlambang. Ia mengatakan, kampus adalah salah satu tempat untuk mendidik masyarakat khususnya mahasiswa dalam upaya pencegahan tindakan. korupsi.

“Makanya kita mengundang Abraham Samad dalam seminar Quo Vadis Pembrantasan Korupsi Pasca Pemilu 2024 agar gaungnya meluas,” kata Theo yang juga mahasiswa pasca sarjana Fakultas Hukum Unisri itu.

Rektor Unisri Surakarta Prof Dr Sutoyo mengapresiasi Dekan Fakultas Humum yang menghadirkan orang sekaliber Abraham Samad dalam seminar nasional pembrantasan korupsi.

“Seminar nasional ini menjadi sumbangsih Unisri pada pemerintah dalam upaya pembrantasan korupsi,” kata Prof Dr Sutoyo.

Sementara itu, Dr Abraham Samad, SH MH mengatakan, untuk pembrantasan korupsi di Indonesian dibutuhkan lembaga yang kuat seperti KPK. Tapi kenyataannya, KPK saat ini posisinya lemah akibat intervensi pemerintah atau eksekutif.

Itu terjadi setelah Undang Undang KPK yang lama diamandemen atau diubah sehingga KPK tidak lagi independent. “Kelembagaan KPK harus diperkuat dengan cara mengubah atau mengamandemen lagi undang-undang KPK,” kata Abraham Samad.(*)

Editor : Vladimir Langgeng
Sumber :

Artikel Terkait