Fokus Bidang Pertanian dan Produksi Tanaman Organik, UTP Jalin Kerjasama dengan Ricolto

15 Februari 2024, 07:58 WIB

SOLO, LOKAWARTA.COM-Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP) mendapatkan kunjungan delegasi Ricolto, sebuah LSM internasional yang berpusat di Leuven, Belgia, Jumat (2/2/2024).

Di Indonesia, Ricolto fokus mendukung petani kecil untuk mengambil peran dalam pengentasan kemiskinan di pedesaan dan berkontribusi memberi makan populasi dunia yang tumbuh secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan itu sekaligus dilakukan penandatanganan kerjasama antara UTP dengan Ricolto di kampus.setempat. Hadir Wakil Rektor 1 dan Wakil Rektor 3, Dekan dan Wakil Dekan Fakultas Pertanian, Kepala Inovasi, Kerjasama dan Kewirausahaan (IKK), Kepala bagian Kerjasama serta Kepala Biro 1 dan Biro 2.

Acara dibuka Wakil Rektor 1, Dr Suswadi, sekaligus memberi sambutan serta mengungkap rencana kegiatan yang akan dilakukan dengan Ricolto. Sambutan juga disampaikan pimpinan Ricolto, Penni Agustijanto. Dilanjutkan penandatanganan MoU antar kedua lembaga, foto-foto, dan pemberian cindera mata dari UTP.

Ditemui usai penandatanganan MoU, Penni Agustijantomengatakan, kerja sama itu dilakukan dengan perannya masing-masing. UTP sebagai perguruan tinggi akan transfer knowledge khususnya dalam produksi organik.

Sedang yang akan di lakukan Ricolto akan lebih banyak memfasilitasi proses akses to market dan akses to finance kepada kelompok-kelompok di tingkat basis.

UTP sebagai perguruan tinggi pasti bisa melihat dan menganalisa, bagaimana tingkat kekeringan di sebuah daerah yang mungkin nantinya kita lakukan penanaman disana, bagaimana kualitas biji atau kualitas produk yang harus sesuai dengan protokol organik,” kata dia.

“Sedang peran Ricolto akan lebih banyak memfasilitasi proses akses to market dan akses to finance kepada kelompok-kelompok di tingkat basis. Kita juga sudah bekerja sama dengan lembaga lembaga keuangan. Sehingga saya berharap kerja sama ini menjadi satu sinergi positif bagi produsen dan positif bagi proyek karena calon pembeli akan lebih terbantu lagi.”

“Sebab, hanya akan menerima barang-barang berkualitas sesuai protokol pasar organik. Kira-kira itu bentuk kerja sama real yang akan kami kembangkan antara Ricolto dengan UTP,” jelas Penni.

Sementara itu Suswadi mengatakan, kerjasama bertujuan membangun kemitraan, utamanya lembaga lembaga yang punya pengalaman global, salah satunya Ricolto ini.

Pengalaman dan pemberdayaan masyarakat yang telah dilakukan Ricolto baik di Indonesia maupun di luar negeri, kata Suswadi, tidak diragukan lagi. Sehingga UTP sangat berharap kerja sama bisa terbentuk dengan baik dan saling menguntungkan.

“Lewat kerjasama, mahasiswa dan dosen bisa mengimplementasikan ilmu, inovasi, teknologi yang dimiliki dalam rangka pemberdayaan masyarakat,” katanya.

“Saya juga berharap dalam aspek pendidikan Ricolto bisa sebagai praktisi atau dosen tamu. Kita juga bisa menggelar seminar internasional bersama atau publikasi.”

“Dalam pengabdian masyarakat, nanti kita bisa lakukan bersama-sama. UTP punya ilmu sedang urusan teknologi, jaringan dan asset diserahkan Ricolto. Saya berharap kerjasama ini juga meningkatkan kualitas institusi,” kata Suswadi.(*)

Editor : Vladimir Langgeng
Sumber :

Artikel Terkait