Hindari Pemalsuan dan Penipuan Uang, BI Gaspool Literasi dan Sosialisasi 

27 Oktober 2022, 08:07 WIB

LOKAWARTA.COM, SOLO-Maraknya pemalsuan uang tunai serta penipuan uang non tunai seperti mengambil pin, ataupun mengirim sesuatu yang isinya pin, perlu diwaspadai. 

Kejahatan-kejahatan ini harus disadari masyarakat, salah satu kuncinya adalah dibutuhkannya literasi dan sosialisasi, baik untuk tunai ataupun non tunai. 

Berikut terkait cara menghindari pemalsuan dan penipuan uang, disampaikan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia atau BI Solo, Nugroho Joko Prastowo, dihadapan awak media, disela-sela acara Workshop UMKM Go Digital, yang diadakan Rabu (26/10/2022).

  1. Berhati-hati

Joko menghimbau agar masyarakat, untuk keamanan uang digital, selalu berhati-hati tidak membagi kode-kode yang berhubungan dengan rekening. 

  1. Tidak Membagikan Pin 

Terkait ATM, Joko mengajak masyarakat agar tidak membagikan pin ATM serta nomer di belakang kartu ATM kepada siapa pun. 

  1. Simpan Baik-baik

Kartu harus disimpan dengan baik, sehingga tidak ada yang menduplikat, meminjam atau mencuri. 

  1. Double Pin 

Untuk penggunaan handphone, BI juga menggalakkan agar selalu melindungi dengan double pin, mengunci HP saat masuk dalam aplikasi serta menerapkan password dan sidik jari. 

  1. Keamanan Berlapis 

Di VIP room Hotel Loji, Joko berpesan agar transaksi juga aman, setiap nasabah dihimbau dapat menerapkan keamanan berlapis. 

  1. Banyak Modus 

Ada banyak modus seperti membeli pulsa dengan salah mengirim kode, dimana kode itu adalah orang yang mendaftarkan atas nama nomer kita, begitu dikirim, akan masuk dalam rekening. 

  1. Orang Jahat Selalu Ada

Masyarakat perlu berhati-hati terhadap seseorang yang tidak dikenali, karena dimanapun orang jahat selalu ada, sehingga upaya berbagai pengamanan harus dilakukan, untuk meningkatkan literasi. ***

Editor : Vladimir Langgeng
Sumber :

Artikel Terkait