Jabatan Direktur Utama Bank Daerah Karanganyar Diperpanjang, Dr Haryono : Bank tidak harus Ambil Untung Besar, yang Penting Tidak Rugi

9 Juli 2024, 22:20 WIB

KARANGANYAR,LOKAWARTA.COM-Dr Haryono berterima kasih pada Bupati Karanganyar yang telah memberi kepercayaan menjadi direktur utama PT BPR Bank Daerah Karanganyar (Perseroda) untuk kedua kali mulai 9 Juli 2029.

Perpanjangan jabatan Dr Haryono sebagai direktur utama Bank Daerah Karanganyar ditandatangani Pj Bupati Timotius Suryadi setelah sebelumnya mendapat ACC dari Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo.

“Proses di OJK tidak begitu lama karena hanya perpanjangan. Ini beda kalau direktur utamanya baru, harus fit and proper test,” kata Dr Haryono.

Terkait dengan perpanjangan jabatan itu, pihaknya akan menjaga amanah / kepercayaan Pemkab Karanganyar dengan menjalankan tugas sebaik baiknya.

Ia mengatakan, memimpin bank milik pemerintah (daerah) itu prinsip utamanya adalah bank harus mampu menjadi motor penggerak utama perekonomian masyarakat. Saat terjadi krisis, bank harus hadir sebagai representasi pemerintah daerah.

Misal, jika bank lain menghentikan lending, maka bank daerah harus terus memberi lending. Jika suku bunga tinggi dan masyarakat merasa tercekik, maka bank daerah harus bisa memberi.kredit dengan bunga rendah untuk membantu masyarakat.

IMG 20240622 070054
PT BPR Bank Daerah Karanganyar (Perseroda) raih TOP 100 BPR Award 2024.

Prinsipnya, bank tidak harus mengambil untung besar, yang penting tidak rugi. Sehingga masyarakat terbantu dan bank tetap eksis.

“Mengambil untung besar dengan bunga tinggi tidak sesuai prinsip membantu masyarakat. Itulah yang kami terapkan selama lima tahun ini,” kata Dr Haryono.

Terpisah, Pj Bupati Karanganyar Timotius Suryadi mengatakan kenapa Pemkab Karanganyar memperpanjang jabatan Dr Haryono sebagai Direktur Utama Bank Daerah Karanganyar untuk periode kedua. Menurut Timotius, Dr Haryono dinilai sukses memimpin BPR tersebut. Haryono merupakan sosok yang mumpuni mengendalikan Bank Daerah yang kini memiliki aset di atas Rp 540 miliar.

“Di masa transisi kepemimpinan seperti sekarang ini, baik nasional maupun loksl di Karanganyar, dunia ekonomi dan keuangan membutuhkan figur yang benar-benar memahami perkembangan ekonomi. Haryono, dengan pengalaman lima tahun menjabat, adalah sosok yang paling cocok,” kata Timotius.

Ia mengatakan, tugas lembaga keuangan daerah adalah menggiatkan dan mendorong masyarakat agar terus berkembang. Dan tuhad ini telah dilakukan oleh Bank Daerah selama ini, meski masyarakat menghadapi situasi ekonomi yang sulit.(*)

Editor : Vladimir Langgeng
Sumber :

Artikel Terkait