Kapolres Tak Bisa Berantas Judi Bakal Diganti, Kapolda Jateng : Banyak Pemain Cadangan Antri Jadi Kapolres

18 Agustus 2022, 19:44 WIB

LOKAWARTA.COM,SEMARANG-Polda Jawa Tengah menabuh keras genderang untuk memerangi perjudian. Kapolda Irjen Pol Ahmad Luthfi menginstruksikan jajarannya untuk betul-betul tegas dalam pemberantasan perjudian.

Secara nasional, kata Irjen Ahmad Luthfi, Kapolri sudah memerintahkan untuk melakukan penindakan tegas dalam pemberantasan perjudian. Dan Polda Jateng siap melaksanakan instruksi Kapolri.

“Untuk itu kita meminta komitmen seluruh jajaran untuk menindak tegas segala bentuk perjudian,” kata Kapolda Jateng ketika memberi arahan pada seluruh PJU dan Kapolres, usai mengikuti video conference Kapolri, Kamis (18/8/2022).

Kapolda juga memberi peringatan tegas pada seluruh pelaku judi untuk menghentikan kebiasaan judi. Polda Jateng tak akan pandang bulu dan siap menindak tegas setiap pelaku tindak pidana perjudian. “Ini warning. Kalau masih buka segera tutup. Polisi tidak akan pandang bulu,” lanjutnya

Sebagai langkah nyata, Kapolda Jateng memerintahkan jajaran untuk meningkatkan patroli pemberantasan judi. Pelaksanaan pemberantasan perjudian dilaksanakan setiap hari dan hasilnya agar dilaporkan secara berjenjang kepada pimpinan.

Direktur Reskrimum dan Direktur Reskrimsus yang ditunjuk sebagai leading sector diminta segera perkuat penindakan terhadap perjudian. “Laksanakan operasi-operasi. Dan ini agar diikuti seluruh jajaran Reskrim di tingkat Polres,” kata Kapolda.

Secara internal, Kapolda Jateng juga memberi warning kepada para kasatwil bahwa dirinya tak segan mengganti pejabat yang kurang tegas dalam penindakan judi. “Masih banyak pemain cadangan yang antri jadi Kapolres,” tegas Kapolda.

Lebih lanjut, Kapolda menghimbau agar sejumlah warga masyarakat yang masih suka berjudi untuk menghentikan kebiasaan.”Syukur syukur sebelum ditindak sudah sadar,” ujar Irjen Pol Ahmad Luthfi.

Agar pemberantasan perjudian dapat dilaksanakan dengan tuntas, Kapolda secara terbuka meminta peran serta masyarakat. Masyarakat diminta melaporkan setiap kegiatan tindak pidana termasuk judi yang ada di wilayahnya. “Silahkan lapor polisi, nanti akan di tindaklanjuti,” tegasnya

Editor : Vladimir Langgeng
Sumber :

Artikel Terkait