Kemudahan Bagi Anggota Amal Usaha Muhammadiyah Dalam Membeli Rumah dari BSI, Apa Saja…?

15 April 2023, 03:22 WIB

JAKARTA,LOKAWARTA.COM-Bank Syariah Indonesia / BSI mendukung program PP Muhammadiyah dalam pengadaan rumah bagi guru-guru sekolah serta tenaga kesehatan di Amal Usaha Muhammadiyah di Indonesia.

Di program itu, BSI menggandeng Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) dan Perum Pembangunan Perumahan Nasional (Perumnas) dalam menjalin kerja sama penyaluran pembiayaan kepemilikan rumah bersubsidi KPR Sejahtera FLPP kepada pegawai di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah.

Menurut Direktur Utama BSI Hery Gunardi, kerja sama tersebut adalah salah satu langkah BSI dalam memaksimalkan penyerapan kuota pembiayaan FLPP tahun 2023 lewat program BSI KPR Sejahtera FLPP.

“Kerja sama ini merupakan lanjutan dari kolaborasi yang pernah terjalin sebelumnya antara BSI dan Muhammadiyah,” kata Hery Gunardi dalam siaran pers, Rabu (13/4/2023).

“Program ini juga bentuk partisipasi BSI dalam mendukung dan menjalankan program nasional pemerintah untuk membantu masyarakat agar dapat memiliki rumah dan tentunya tetap dalam koridor sesuai prinsip syariah.”

Dikatakan, BSI berkomitmen terus mendukung program pemerintah dalam memberi solusi bagi masyarakat agar dapat memiliki hunian yang layak.

BSI berharap kerja sama ini dapat memberi manfaat dan mempermudah anggota Muhammadiyah untuk mendapatkan hunian layak dengan prinsip syariah,” katanya.

“Kami tentu berbahagia dapat mendukung program pengadaan rumah bagi guru-guru sekolah Muhammadiyah di Indonesia, sehingga BSI senantiasa membawa berkah dan manfaatnya bisa dirasakan oleh semua,” kata Hery.

BSI memberi beberapa kemudahan bagi anggota Amal Usaha Muhammadiyah yang ingin memiliki rumah. Antara lain bebas premi asuransi dan PPN, cicilan tetap hingga 15 tahun, dan subsidi bantuan uang muka hingga Rp4 juta.

Selain itu, BSI juga memberi program KILAU SURYA yang akan dilaksanakan selama periode 01 April sampai 30 Juni 2023 berupa subsidi biaya proses pembiayaan senilai Rp1 juta.

Hery mengatakan, BSI terus berkomitmen untuk menjadi sahabat finansial, sosial, dan spiritual bagi masyarakat. Komitmen itu diwujudkan melalui berbagai produk dan layanan unggulan, sehingga nasabah dapat bertransaksi dengan mudah kapanpun dan di manapun.

Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, BSI terus memberikan layanan perbankan syariah yang modern, inklusif, dan bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat, “BSI akan bersama-sama memperkuat pertumbuhan ekonomi Indonesia yang inklusif dan berkeadilan,” tuturnya.

Sementara Ketua PP Muhammadiyah Muhadjir Effendy mengatakan, pemberian subsidi kepada para guru tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah Muhammadiyah. Apalagi, lanjut Muhadjir, saat ini banyak guru di sekolah Muhammadiyah yang berpenghasilan rendah.

“Kalau ingin para guru bekerja tuntas dan maksimal, tentu kebutuhan dasarnya harus terpenuhi. Karena semua bisa dicapai kalau guru kesejahteraan,” kata Muhadjir.

Muhadjir berharap program BSI KPR Sejahtera FLPP dan Muhammadiyah ini bisa digelar di seluruh Indonesia. Dia menyebut, Muhammadiyah memiliki data guru-guru di sekolah Muhammadiyah yang masih berpenghasilan rendah.

“Karena Muhammadiyah mengambil peran di celah-celah yang negara tidak hadir, khususnya di bidang pendidikan karena kami ada ranting dan cabang. Karena itu, harus dibangun ekosistem yang terintegrasi,” pungkasnya.(*)

Editor : Vladimir Langgeng

Sumber :

Artikel Terkait