Kerja Sama Lelang Digital, BSI : Kurangi Risiko Mecet dan Percepat Penjualan Aset

28 November 2022, 18:46 WIB

LOKAWARTA.COM,SOLO-Bank Syariah Indonesia (BSI) menyepakati kerja sama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan melalui integrasi lelang bank yang nantinya masuk ke portal lelang DJKN lelang.go.id.

Dengan adanya sinergi tersebut, masyarakat yang ingin mengikuti proses lelang dapat memiliki alternatif pembayaran sesuai prinsip-prinsip syariah melalui Bank Syariah Indonesia.

Bank Syariah Indonesia sebagai bank syariah satu-satunya yang menjadi mitra pembayaran DJKN dan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), dalam pembayaran uang jaminan lelang dan pelunasan ketika masyarakat mengikuti lelang melalui portal lelang.go.id.

“Apresiasi kepada DJKN untuk mendukung proses percepatan lelang digital, sehingga dari sisi bank akan mengurangi risiko NPF, dari sisi nasabah akan mempercepat penjualan asset yang macet,” kata Direktur Retail Banking BSI Ngatari, Senin (28/11/2022).
Melalui portal ini, lanjut Ngatari, akan semakin meningkatkan transparansi dan akuntabel sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang ingin mengikuti lelang secara resmi, cepat, dan harga kompetitif.

Per awal Desember 2022, kata dia, DJKN Kementerian Keuangan RI akan menjadikan BSI sebagai mitra resmi bank syariah yang menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk proses pembayaran lelang melalui portal lelang.go.id.

Sebagai gambaran, asset BSI yang sedang diproses lelang digital melalui portal lelang.go.id mencapai 247 asset dengan nilai limit Rp251 miliar, posisi 31 Oktober 2022.

Direktur Lelang Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Joko Prihanto siap mendukung sektor perbankan mempercepat proses lelang melalui layanan online DJKN.

Pihaknya berharap sinergi itu terus berlanjut sehingga kesehatan bank dan NPF di bank akan terus terjaga dengan penjualan asset yang sesuai prosedur dan ketentuan.(*)

Editor : Vladimir Langgeng
Sumber :

Artikel Terkait