Launching Assalaam Bike Park, Arena bagi Goweser yang Menantang dan Menyenangkan

22 Agustus 2023, 00:58 WIB

SOLO,LOKAWARTA.COM-Ada arena baru yang menantang dan menyenangkan bagi pecinta gowes dan olahraga bersepeda, namanya Assalaam Bike Park.

Bagi yang ingin tahu dan merasakan tantangannya silakan datang ke Assalaam Bike Park, yang lokasinya tak jauh dari Waduk Cengklik Boyolali dan tempatnya terintegrasi dengan pemancingan Jambal Ijo.

Di bike park itu, terdapat pump track untuk sekedar berkeliling bersama keluarga atau komunitas. Dan paving track bagi yang suka tantangan, biasanya menggunakan sepeda BMX atau sepeda gunung.

“Meski jaraknya pendek hanya sekitar 100 meter, namun banyak tantangan dan menguras tenaga,” kata ketua panitia launching Assalaam Bike Park, Bambang Nugroho disela launching, Minggu (21/8/2023).

Assalaam Bike Park adalah salah satu amal usaha Yayasan Majelis Pengajian Surakarta, yang membawahi Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam. Bike park tersebut merupakan perluasan dari pemancingan Jambal Ijo yang juga merupakan amal usaha yayasan tersebut.

Launching Assalaam Bike Park ditandai dengan pemotonga pita oleh ketua Yayasan Majelis Pengajian Surakarta, Ahmad Syamsuri. Hadir dalam kesempatan itu sejumlah komunitas olahraga bersepeda atau gowes dari berbagai daerah di Solo Raya, tidak terkecuali dari Magetan.

Launching diawali dengan gowes bersepeda bersama sepanjang 7 km dengan mengambil start dari Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam di Kartasura Sukoharjo mulai pukul 05.30 WIB menuju Assalaam Bike Park.

Selama launching di Assalaam Bike Park diramaikan dengan berbagai acara dengan mencoba track-track di Assalaam Bike Park tersebut. Di samping itu juga ada lomba dan pembagian doorprize, selain makan bersama.

Launching Assalaam Bike Park di Boyolali yang cukup meriah itu merupakan penutup dari rangkaian acara milad ke 21 Yayasan Majelis Pengajian Surakarta.

“Dengan keberadaan Assalaam Bike Park ini, kami ingin mendekatkan masyarakat dengan olahraga bersepeda ini yang belakangan banyak animonya,” kata Bambang Gage, begitu dia akrab disapa.

“Syukur-syukur bisa menciptakan juara. Sehingga santri kami tidak hanya pintar mengaji tapi juga sehat dan berptestasi,” pungkasnya.(*)

Editor : Vladimir Langgeng
Sumber :

Artikel Terkait