Pertemuan TIIWG G20 Di Solo Dorong Penguatan Infrastruktur Kesehatan Global, Digitalisasi, dan Energi Transisi

6 Juli 2022, 20:34 WIB

LOKAWARTA.COM,SOLO-Pertemuan Trade, Investment, and Industry Working Group /TIIWG G20 di Solo, 5-7 Juli 2022, mendorong realisasi tiga agenda utama yang dicanangkan Presiden RI Joko Widodo.

Salah satunya, kata Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan RI Djatmiko Bris Witjaksono, bagaimana memperkuat infrastruktur kesehatan global.

“Dua agenda lainnya adalah mendorong digitalisasi dan memastikan adanya energi transisi,” kata Djatmiko ketika memberi penjelasan pada wartatawan di sela break pertemuan TIIWG G20 di Alila Solo, Rabu (6/7/2022).

Melalui pertemuan tersebut, lanjut dia, negara-negara anggota G20 juga berupaya memastikan proses reformasi Organisasi Perdagangan Dunia atau World Trade Organization (WTO) bisa berjalan sesuai aspirasi para anggota WTO baik negara berkembang maupun negara maju.

“Tadi arahan dari pak Menteri Investasi (Bahlil Lahadalia) clear, bahwa ada kesamaan posisi di antara negara-negara, sama-sama punya suara, punya hak,” katanya.

Lebih lanjut Djatmiko mengatakan, pertemuan negara-negara anggota WTO di Jenewa, Swiss beberapa waktu lalu memberikan hasil sangat baik dan sejalan dengan visi misi yang diusung di G20.

Yakni dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat ada proses investasi berkelanjutan, memperhatikan aspek lingkungan, sosial.

“Kami memastikan adanya kesamaan pandangan sehingga ada komitmen mewujudkan apa yang diarahkan oleh presiden,” katanya.

Pada pertemuanitu juga, kata dia, dibahas upaya sektor perdagangan, industri, dan investasi yang bisa merespon dalam kondisi pandemi COVID-19 saat ini.

Pada pertemuan serupa beberapa bulan sebelumnya, lanjut dia, dibahas mengenai bagaimana peran sistem perdagangan multirateral agar sejalan dengan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan.

Kemudian di bulan Maret, kata dia, dibahas mengenai peran digitalisasi perdagangan dan penguatan rantai pasok global sekaligus membahas bagaimana memastikan kerja sama, kolaborasi untuk industri 4.0 sehingga sistem industri dapat berjalan secara berkelanjutan.

Editor : Vladimir Langgeng
Sumber :

Artikel Terkait