Solo Menari di Solo Safari, Tanpa Bunyi Tetap Serasi

30 April 2024, 19:25 WIB

SOLO,LOKAWARTA.COM-Solo Safari menjadi saksi perayaan “World Dance Day” atau Hari Menari Sedunia yang dirayakan setiap 29 April.

Dengan mengangkat tema “Animal Movement” acara itu menghadirkan puluhan penari dari berbagai kelompok. Dengan gerakan-gerakan yang terinspirasi perilaku binatang, mereka berhasil memukau para pengunjung kebun binatang itu.

Para penari menampilkan keindahan gerakan alamiah dalam tarian di beberapa titik strategis. Mulai dari lobi utama, kandang harimau, kandang gajah, hingga African Savanah.

Uniknya, para penari tersebut tidak menggunakan iringan musik sama. Sebagai ganti, mereka menyuarakan suara binatang yang otentik seperti suara monyet, gajah, ataupun rusa. Ini untuk mengantisipasi gangguan terhadap binatang-binatang yang ada di Solo Safari.

IMG 20240430 191822

“Di sini ada beberapa satwa yang memang sangat sensitif dengan suara yang terlalu bising. Karena itulah dalam event ini yang diutamakan adalah gerakannya,” jelas Shinta Adithya selaku General Manager Solo Safari saat ditemui di sela-sela acara.

Suasana semakin meriah dengan kehadiran seorang pria bertubuh besar mengenakan topeng gajah, yang menjadi maskot dan mewakili semangat penyatuan antara manusia dengan alam. 

“Acara ini memiliki makna mendalam, yang memperlihatkan bahwa manusia mampu hidup berdampingan dengan satwa-satwa, serta untuk mendorong kesadaran akan pentingnya menjaga dan menyayangi keberadaan mereka,” lanjut Shinta.

IMG 20240430 191416

Setiap gerakan yang dilakukan para penari tidak hanya merupakan ekspresi keindahan, tetapi juga merupakan bentuk penghormatan kepada alam dan makhluk-makhluk yang menghuninya.

Dari gerakan lincah monyet hingga langkah gagah gajah, setiap tarian adalah sebuah cerminan dari keajaiban dan keanekaragaman alam yang mempesona.

Selain menjadi sebuah hiburan yang mengagumkan, perayaan Hari Tari Dunia di Solo Safari juga menjadi sebuah panggilan untuk bertindak. 

“Di samping melestarikan satwa, di momen ini Solo Safari juga menunjukkan komitmen untuk ikut melestarikan event-event budaya yang ada di Kota Solo,” tandas Shinta.(*)

Editor : Vladimir Langgeng
Sumber :

Artikel Terkait