Strategi Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) Menembus Perekonomian Global

2 Januari 2024, 06:55 WIB

PERSAINGAN Dunia Usaha baik lokal, nasional mupun global mengalami persaingan yang sangat kompetitif. Meningkatnya kemajuan teknologi dalam perkembangan usaha, seperti e-Commerce menjadi pemicu bagi para pelaku bisnis untuk membangun keunggulan spesifik pada strategi usahanya. Untuk dapat memenangkan usaha di era global dibutuhkan kemampuan dan kekuatan daya saing dalam merubah sistem usaha konvensional ke sistem usaha moden dengan memanfaatkan digitalisasi usaha yang berkualitas, produktif, efektif, dan efisien.

Salah satu keunggulan dalam membangun kemampuan ekonomi yang produktif di Indonesia dalam upaya mempertahankan persaingan global adalah dengan membangun kelompok usaha kecil yang memiliki ketahanan dalam memasuki pasar global. Di Indonesia tumbuh dan berkembang kelompok Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang sangat besar dan memiliki bermacam produk yang tidak hanya dipasarkan untuk kebutuhan dalam negeri, namun mampu bersaing dengan pasar global. UMKM adalah kelompok bisnis yang mencakup berbagai jenis perusahaan dengan skala operasional yang lebih kecil dibandingkan dengan perusahaan besar. Definisi dan kriteria UMKM dapat bervariasi di berbagai negara, tetapi pada umumnya, UMKM mencakup bisnis yang memiliki karyawan, omzet, atau aset dalam kisaran tertentu.

UMKM di Indonesia memiliki peran penting dan menjadi kunci ketahanan ekonomi dan secara optimal bersaing di kalangan ekonomi global. Keunggulan yang yang berpotensi menjadi motor penggerak ekonomi nasional dan mampu berkontribusi pada perekonomian dunia. UMKM di Indonesia mampu membangun perekonomian yang tangguh dan berdaya saing global yang berkontribusi secara nyata terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan yang berkelanjutan.

Berbagai peran UMKM dalam perekonomian global, antara lain :

Penciptaan Lapangan Kerja : UMKM dapat menciptakan sumber lapangan kerja baru di berbagai sektor perekonomian dengan memberikan kesempatan kerja kepada masyarakat setempat, berkontribusi dalam mengurangi pengangguran dan meningkatkan perekonomian daerah.

Pemberdayaan perekonomian daerah : Keunggulan UMKM dan budaya lokal berbasis daerah dapat memperkuat perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Inovasi dan fleksibilitas : UMKM merupakan sumber inovasi dan keragaman produk dan layanan, sehingga memungkinkan mereka merespons perubahan pasar lebih cepat dengan mengembangkan produk dan layanan yang memiliki karakteristik unik.

Diversifikasi ekonomi : UMKM dapat mengurangi ketergantungan pada sektor ekonomi tertentu dengan melakukan diversifikasi kegiatan ekonomi dan memperkuat ketahanan perekonomian negara terhadap guncangan dan perubahan lingkungan global Masu.

Partisipasi dalam rantai pasokan global : UMKM dapat menjadi bagian dari rantai pasokan global sebagai pemasok, produsen atau pihak yang terlibat dalam impor dan ekspor, melalui peningkatan akses ke pasar internasional dan kemungkinan ekspor.

Mengurangi kesenjangan ekonomi : UMKM dapat mengurangi kesenjangan ekonomi dengan memberikan peluang yang lebih luas di pasar tenaga kerja kepada kelompok minoritas. Peran UMKM juga dapat mengurangi kesenjangan ekonomi dan mendorong kondisi inklusi sosial dan ekonomi.

Pengembangan Keterampilan dan Kapasitas : UMKM dapat membangun keterampilan dan kemampuan unggul tenaga kerja lokal, sehingga meningkatkan produktivitas dan daya saing perekonomian.

Kelestarian Lingkungan Hidup : Usaha kecil dan menengah dapat meminimalkan dampak terhadap lingkungan dibandingkan dengan perusahaan besar. Model pemasaran yang digunakannya sangat praktis karena fokus pada budaya lokal yang ramah lingkungan.

Pendorong pertumbuhan ekonomi : UMKM dapat berkembang lebih cepat, berinovasi, dan lebih kreatif, membangun perekonomian dengan dampak jangka panjang.

Partisipasi Masyarakat : UMKM dapat mendukung berbagai kegiatan pembangunan infrastruktur sosial, pendidikan dan lokal yang relevan langsung dengan masyarakat lokal.

Strategi memasuki pasar global bagi UMKM sangat penting karena membawa manfaat signifikan yang meningkatkan pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis. Ada berbagai alasan mengapa strategi ini dapat membantu UMKM memasuki pasar utama global.

Pertumbuhan Bisnis : UMKM dapat memasuki pasar global dengan membuka peluang baru dan pasar yang lebih besar, sehingga mendukung pertumbuhan bisnis yang signifikan. Hal ini bisa menjadi kunci untuk mengatasi hambatan pertumbuhan di pasar domestik.

Diversifikasi Risiko : Ekspansi global mengurangi ketergantungan terhadap pasar domestik dan meningkatkan ketahanan UMKM terhadap fluktuasi ekonomi dan perubahan kondisi pasar lokal.

Akses terhadap pelanggan baru : Dengan terbukanya pasar global, UMKM dapat mengakses pangsa pasar baru dan menarik pelanggan dari berbagai negara, sehingga memberikan peluang untuk meningkatkan penjualan dengan mendiversifikasi basis pelanggannya.

Meningkatkan daya saing : Persaingan di pasar global menuntut UMKM untuk meningkatkan kualitas produk atau jasanya agar dapat memenuhi standar internasional, bersaing di tingkat global, serta meningkatkan daya saing dan efisiensi operasionalnya.

Pengembangan Merek Internasional : Ekspansi global memberikan peluang untuk membangun citra merek dan kehadiran global, yang dapat meningkatkan reputasi dan citra positif Anda di mata pelanggan Anda.

Untuk menembus pasar global pelaku UMKM harus mampu menghadapi berbagai tantangan yang signifikan, sehingga perlu mempersiapkan strategi yang tepat. Bagaimana para pelaku UMKM di Indonesia dalam memasuki pasar global, ada berbagai macam strategi yang dilakukan, antara lain :

  1. Menciptakan Produk yang Inovatif yang memiliki keunikan spesifik, daya tarik unggul dan daya saing global.
  2. Meningkatkan Kualitas Produk yang mampu memenangkan kepercayaan konsumen pada tingkat global, dan mampu memenangkan persaingan.
  3. Kemampuan UMKM untuk beradaptasi dengan cepat terhadap berbagai perubahan pasar dan kebutuhan konsumen global sebagai upaya menciptakan keunggulan kompetitif.
  4. Penggunaan Teknologi dan Digitalisasi melalui pemanfaatan e-commerce, media sosial, dan keunggulan teknologi lain dalam pemasaran dan penjualan yang mampu menjangkau konsumen global dengan biaya yang relatif murah.
  5. Berkolaborasi Internasional dengan bekerjasama dan bermitra bisnis dengan pelaku saha internasional yang mampu membuka pintu akses ke pasar global dan memperluas jaringan.
  6. Kepatuhan Terhadap Standar Internasional yang meliputi standar kualitas, keamanan, dan lingkungan internasional dalam upaya mendapatkan kepercayaan konsumen global.
  7. Meningkatkan layanan yang optimal dengan memperhatikan kebutuhan dan selera pasar internasional.
  8. Membangun strategi pemasaran yang sesuai dengan kebutuhan internasional dengan memperhatikan kultur budaya, bahasa, dan preferensi konsumen global.

Strategi UMKM dalam menembus pasar Global juga harus dilakukan dengan merancang dan merencanakan setiap langkah bisnisnya, berupa strategi yang dijalankan dalam memasuki pasar global dengan berbagai keunggulan,sehingga mampu meningkatkan peluang kesuksesan menembus persaingan internasional. Untuk menembus pasar global UMKM harus mempersiapkan strategi yang tepat, sesuai dengan kebutuhan pasar dan trend pasar internasional. Strategi UMKM menembus pasar global bukan hanya tentang ekspansi geografis, tetapi juga tentang meningkatkan daya saing, keberlanjutan, dan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

(Aulia Zulfa Maharani, Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Prodi Ilmu Hubungan Internasional Universitas Muhammadyah Yogyakarta)

Editor : Vladimir Langgeng
Sumber :

Artikel Terkait