Waran Terstruktur, Pilihan Investasi Baru yang Menjanjikan, Ini Kelebihannya

19 September 2022, 14:21 WIB

LOKAWARTA.COM,JAKARTA-Bursa Efek Indonesia (BEI) meluncurkan produk investasi baru yang diterbitkan Anggota Bursa, yaitu Waran Terstruktur di Main Hall BEI pada Senin (19/09/2022).

Waran Terstruktur memberi hak pada pembeli untuk menjual atau membeli suatu underlying asset, pada harga dan tanggal yang telah ditentukan (harga dan tanggal exercise).

Underlying asset, yang didukung Otoritas Jasa Keuangan, Kliring Penjaminan Efek Indonesia, dan Kustodian Sentral Efek Indonesia itu adalah saham-saham yang masuk dalam konstituen Indeks IDX30.

Mekanisme perdagangan Waran Terstruktur tidak beda dengan Equity Waran yang saat ini marak di bursa. Perbedaan Waran Terstruktur dan Equity Waran adalah pada penerbit dan pada metode penyelesaian saat jatuh tempo.

Equity Waran diterbitkan perusahaan/emiten dari saham yang menjadi underlying, sedang Waran Terstruktur diterbitkan oleh AB yang memenuhi persyaratan OJK. Penyelesaian Waran Terstruktur saat jatuh tempo memakai cash settlement, bukan penyerahan saham (physical settlement).

Investor yang Waran Terstrukturnya memiliki nilai in the money, akan menerima cash selisih dari harga pasar dengan harga exercise. Jika investor tidak ingin menyimpan Waran Terstruktur jatuh tempo, investor dapat memperjualbelikannya di pasar sekunder.

Investor tidak perlu khawatir atas likuiditas Waran Terstruktur di pasar sekunder, karena terdapat liquidity provider yang memastikan investor dapat membeli atau menjual Waran Terstruktur setiap saat di pasar sekunder.

Pada tahap awal peluncuran Waran Terstruktur, diterbitkan tipe call, yaitu efek yang memberikan hak kepada pembeli untuk membeli suatu saham konstituen IDX30 di harga dan tanggal yang telah ditentukan.

“Kami berharap Waran Terstruktur dapat menambah variasi produk investasi yang menarik bagi investor di pasar modal Indonesia,” kata Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik, dalam siaran pers, Senin (19/9/2022).

“Kajian kami menunjukkan produk Waran Terstruktur ini akan memenuhi kebutuhan pasar, sehingga dapat menjadi pilihan bagi para investor dalam berinvestasi di pasar modal Indonesia”, ungkap dia.

Penerbit pertama Waran Terstruktur di pasar modal adalah PT RHB Sekuritas Indonesia. Waran terstruktur yang diluncurkan ada 3 seri, yaitu underlying ADRO, UNVR, dan BBRI. RHB juga bertindak sebagai liquidity provider atas perdagangan Waran Terstruktur di pasar sekunder.(*)

Editor : Vladimir Langgeng

Sumber :

Artikel Terkait